Bareskrim Bongkar Sindikat Judi Online Berkedok Gacha, Empat Orang Ditangkap di Jakarta Barat

JAKARTA ,Pilar Banten News— Praktik perjudian daring kembali menjadi sorotan setelah Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dikabarkan membongkar dugaan sindikat judi online yang beroperasi melalui situs Boxkia.xxx. Empat orang disebut telah ditangkap di sejumlah lokasi di Jakarta Barat, sementara penyidik diduga masih menelusuri aliran dana yang berkaitan dengan aktivitas tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian karena situs yang diselidiki diduga menyamarkan praktik perjudian melalui mekanisme permainan digital menyerupai spin game atau gacha.

Salah satu orang yang disebut ditangkap adalah warga negara China bernama Jhiazi Chen. Ia diduga berperan sebagai pimpinan sekaligus penanggung jawab operasional situs tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar, kelompok ini diduga menyewa kantor di Tokopedia Care Tower untuk mendukung kegiatan operasionalnya. Namun, keterkaitan penggunaan lokasi tersebut dengan aktivitas yang diselidiki perlu dikonfirmasi melalui keterangan resmi aparat.

Pengungkapan perkara ini disebut bermula dari patroli siber pada September 2026. Dalam proses pemantauan, penyidik diduga menemukan situs yang menggunakan mekanisme permainan menyerupai gacha untuk menyamarkan aktivitas perjudian.

Modus tersebut menjadi salah satu aspek yang didalami dalam penyidikan guna memastikan bagaimana sistem permainan dijalankan, bagaimana transaksi berlangsung, serta siapa saja pihak yang diduga terlibat.

Penyidik juga dikabarkan menelusuri transaksi keuangan yang diduga berkaitan dengan aktivitas situs tersebut. Penelusuran ini bertujuan mengidentifikasi kemungkinan tindak pidana pencucian uang (TPPU) sekaligus mengungkap jaringan yang lebih luas.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengetahui asal-usul dana, jalur transaksi, serta kemungkinan pihak lain yang memperoleh keuntungan dari aktivitas yang sedang diselidiki.

Meski demikian, rincian mengenai barang bukti, nilai transaksi, status hukum para terduga pelaku, dan perkembangan penyidikan masih perlu dikonfirmasi kepada Bareskrim Polri.

Red

LAINNYA